Jelang Pemilu, Ijtima Ulama Nusantara Beri Mandat Penuh Cak Imin Tentukan Arah Politik PKB

  • Bagikan
WEWENANG BESAR: Wakil Presiden, KH Ma'ruf Amin (paling kanan) memukul gong sebagai tanda dimulainya kegiatan Ijtima Ulama Nusantara yan digelar di Hotel Millenium, Jakarta, Jumat-Sabtu (13-14/1).

INDOSatu.co -JAKARTA – Posisi Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar benar-benar di atas angin. Betapa tidak, politisi asal Jombang, Jawa Timur itu, seperti mendapat ‘cek kosong’ untuk menentukan arah politik partai berlambang jagad itu dalam menghadapi tahun politik 2024 mendatang, termasuk dalam menentukan capres dan cawapres dari PKB.

Yang memberi mandat terhadap Cak Imin itu adalah Dewan Syura Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Diketahui, Dewan Syura PKB telah menggelar Ijtima Ulama Nusantara yang digelar pada 13-14 Januari 2023. Dalam ijtima itulah, akhirnya menghasilkan keputusan-keputusan penting menghadapi pemilu yang akan datang.

Baca juga :   Lamongan Raih Peringkat Pertama Rata-Rata IPKD MCP 2018-2024

Dan hasilnya, para kiai dan ulama memberi mandat penuh kepada Gus Imin dalam menentukan arah politik partai hingga kepemimpinan nasional 2024. “Jadi, itu keputusannya. Termasuk soal menentukan kepemimpinan nasional, karena kiai dan para nyai memberikan kriteria-kriteria seperti itu,” ujar Maman Immanulhaq, Wakil Sekretaris Dewan Syura PKB, di Hotel Millenium, Jakarta, Sabtu (14/1).

Selain itu, Ijtima Ulama Nusantara juga menyepakati untuk mengawal program yang diperjuangkan oleh PKB. Targetnya dalam pemilihan umum (Pemilu) 2024, PKB dipatok memperoleh sebanyak 100 kursi DPR dan bertengger harus menempati posisi ketiga besar peraih suara terbanyak.

Baca juga :   Bupati Yuhronur: Panwaslu Lamongan Harus Jadi Pioner Wujudkan Pemilu Bermartabat 

“Dan ini yang berat, tapi kita pikul bersama-sama. Mandat penuh para ulama, Pak Kiai dan Bu Nyai ini kepada Gus Muhaimin dalam menentukan arah dan kebijakan PKB ke depan, terutama dengan target 100 kursi di DPR dan pemenangan masuk di 3 besar di 2024,” ujar Maman.

Menghadapi Pemilu 2024, PKB akan terus berusaha menciptakan demokrasi yang kondusif. Ijtima Ulama Nusantara yang dicetuskan oleh Dewan Syura PKB juga akan diteruskan ke daerah lain, seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Sumatera Utara, dan provinsi lainnya.

Baca juga :   Gelar Safari Ramadan, DPW PPP Jawa Timur Bakar Semangat Kader PPP Bojonegoro

“Guna merealisasikan capaian itu, para kiai, para Ibu nyai ini juga ikut terjun langsung ke lapangan. Dan keputusan yang paling penting dari Ijtima Ulama ini menjadi jurkam nasional,” ujar anggota Komisi VIII DPR itu.

Sebelumnya, Muhaimin membuka Ijtima Ulama Nusantara yang digelar di Hotel Millenium, Jakarta. Dalam acara tersebut, turut hadir Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin yang merupakan Ketua Dewan Syura PKB pada periode pertama. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *