Predikat Indeks Reformasi Birokrasi Naik Jadi BB, Lamongan Raih Penghargaan dari Menteri PAN-RB

  • Bagikan
PRESTASI MEMBANGGAKAN: Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi (dua dari kanan) menerima penghargaan dari Menteri PAN-RB, Abdullah Azwar Anas dalam acara penganugerahan Pelayanan Publik dan Reformasi Birokrasi di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (6/12).

INDOSatu.co – LAMONGAN – Indeks birokrasi reformasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan predikatnya naik kelas menjadi BB. Dengan kenaikan tersebut, Lamongan dianugerahi penghargaan yang diserahkan langsung Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Abdullah Azwar Anas kepada Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, Selasa (6/12). Acara penganugerahan bersama pelayanan publik dan reformasi birokrasi tahun 2022 tersebut berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta.

“Ini hasil kerja keras dan kerja sama semua stakeholders di Lamongan. Kita naik kelas menjadi BB dari yang sebelumnya B,” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes, usai menerima penghargaan.

Baca juga :   Bupati Lamongan Beri Ruang Gerak Luas Difabel Melalui FP2HD

Pak Yes menyatakan, reformasi birokrasi menjadi kunci mewujudkan pelayanan prima dan berkelas dunia untuk masyarakat. Pemkab Lamongan selaku birokrasi pemerintahan daerah menjadi mesin penggerak sistem pelayanan publik untuk mencapai good governcane dengan 11 program prioritas, yang salah satunya adalah program memberi pelayanan yang baik kepada masyarakat.

“Salah satu yang menjadi indikator penilaian RB ini ialah pelayanan publik, dan itu menjadi salah satu dari 11 program prioritas Lamongan. Kita telah memiliki beberapa program pelayanan yang memudahkan masyarakat dan juga sudah ditangani secara digital di berbagai bidang. Mulai dari pendidikan, administrasi, kesehatan, sosial, dan lainnya,” kata Pak Yes.

Baca juga :   Optimistis Turunkan Angka Pengangguran, Pemkab Lamongan Hadir Bekali Diklat

Penilaian reformasi birokrasi dilakukan mulai dari periode Juli hingga November tahun ini dengan indeks pemerintahan yang efektif dan efisien, bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta memiliki pelayanan publik yang berkualitas.

“Untuk tahun depan ditekankan pada pelaksanaan RB tematik, yakni pengentasan kemiskinan, peningkatan investasi, digitalisasi pada pemerintahan dan percepatan program prioritas Presiden antara lain pengendalian inflasi, stunting, dan sebagainya,” terang Pak Yes.

Baca juga :   Bupati Lamongan Launching Tiga Motif Batik Milik Desa Sendangagung

Pada kesempatan yang sama, diterimakan pula hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sakip) dengan predikat A. Hal ini untuk yang kelima (5) kalinya Lamongan mendapatkan Sakip predikat A dan diterimakan pula hasil penilaian pelayanan publik pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lamongan dengan predikat pelayanan prima. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *