INDOSatu.co – JAKARTA – Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid menilai pernyataan beberapa yang diembuskan bahwa eks Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menggunakan politik identitas adalah suatu upaya untuk menjatuhkan. Padahal, Presiden Jokowi saat berpidato soal itu, tak menyebut nama Anies sama sekali.
“Yang mana rekam jejak politik identitasnya Pak Anies? Ketika menjadi Gubernur, ketika menjadi aktivis, enggak ada itu Pak Anies menggunakan politik identitas. Menurut saya, semua itu sedang dibuat semacam pembusukan kepada Pak Anies,” kata Gus Jazil kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (23/11).
Wakil Ketua MPR RI itu menjelaskan, sekelompok agama itu memiliki niat baik untuk menyampaikan kedamaian.
“Kalau ada kelompok agama yang menganjurkan kekerasan, dugaan saya pasti ada yang menyuruh. Nah ini cari ini waspadai ini,” kata Gus Jazil.
Selain politisasi agama, Jazilul menuturkan ada hal lain yang juga cukup berbahaya untuk menghadapi Pemilu 2024.
“Menurut saya kita juga harus mewaspadai bahayanya politisasi hukum, politisasi kapital, itu harus kita waspadai juga karena sebenarnya terjadinya politik identitas, agama, itu ada yang membiayai, ada yang menyekenario pak. Tidak murni. Kita harus waspada siapa dibalik itu semua,” ucap Gus Jazil. (*)