INDOSatu.co – TUBAN – Pemerintah Kabupaten Tuban tergolong sigap dalam menangani pandemi Covid-19 di wilayahnya. Salah satu bentuk kesigapan yang dilakukan, yakni dengan menyiapkan tempat Isolasi Terpusat (Isoter), di tiga wilayah kecamatan.
Tujuan isoter sendiri, agar pemantauan terhadap pasien Covid-19 lebih mudah, sehingga pemerintah setempat bisa lebih cepat bertindak, dalam memberikan penanganan terhadap warga yang terpapar Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Tuban, Bambang Priyo Utomo mengatakan, berdasarkan monitoring dan evaluasi (monev) yang dilakukan pada (16/8), jumlah pasien atau warga yang terpapar Covid-19 yang menjalani isolasi terpusat (Isoter) hanya terisi 10 pasien. “Dari tiga tempat isoter, semuanya hanya terisi 10 pasien,” ungkapnya.
Rinciannya, Isoter di Tuban Sport Center (TSC) Kecamatan Semanding, dari kapasitas 90 Tempat Tidur (TT), hanya terisi sembilan pasien. Di Puskesmas Desa Magersari, Kecamatan Plumpang, dari kapasitas 10 TT, tidak ada yang terisi alias nihil, dan di Isoter Puskesmas Jatirogo, dari kapasitas 25 TT, hanya terisi 1 orang. “Untuk isoter di Kecamatan Plumpang, tidak terisi alias kosong,” jelasnya.
Dengan demikian, dari jumlah kapasitas 125 Tempat Tidur (TT) Isoter, yang tersebar di tiga kecamatan, hanya terisi 10 TT atau 10 pasien. Dengan demikian, jumlah TT isoter yang kosong sebanyak 115 TT. Banyaknya tempat tidur isoter yang kosong, tidak terlepas dari turunnya angka pasien Covid-19. “Banyak pasien yang sembuh dan angka warga yang terpapar Covid-19, berangsur turun,” imbuhnya. (*)