10 Kali Raih WTP, Ganjar: Bukti ASN Pemprov Reformasi Diri

  • Bagikan
PRESTASI MEMBANGGAKAN: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mengaku bersyukur dan berterima kasih atas capaian Pemprov Jateng meraih penghargaan predikat WTP 2020.

INDOSatu.co – SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah kembali menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI, sebagai salah satu pemerintah daerah yang mendapat predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan. Menariknya, penghargaan tersebut diraih selama 10 kali berturut-turut.

Terkait prestasi itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengaku bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jateng atas capaian menggembirakan ini. Penghargaan WTP sejak 2006 ini, ungkap Ganjar, membuktikan bahwa ASN di lingkungan Pemprov telah mereformasi diri sejak lama.

Baca juga :   Warga Binaan LPP Semarang Unjuk Kebolehan Berjalan di Atas Cat Walk

“Saya menyampaikan terima kasih pada kawan-kawan ASN di Pemprov Jawa Tengah yang sudah bekerja keras. Kalau tidak salah sejak tahun 2011, kita bisa WTP dan berturut-turut selama 10 kali, tentu ini menggembirakan,” kata Ganjar di rumah dinasnya, Rabu (15/9).

Ganjar berharap, capaian ini harus menjadi tradisi bagi Pemprov Jateng dan menjadi pemicu agar selalu bisa mengelola keuangan dengan penuh tanggungjawab, transparan, dan akuntabel. Apalagi dalam kondisi pandemi seperti sekarang ini.

Baca juga :   Soal Kebakaran di RSUP dr Kariadi, Kapolda: Diduga Arus Pendek

“Jadi kita ngerti lah tugas pokok fungsi kita yang di mana? Skala prioritas pembangunan seperti apa? Apalagi dalam kondisi pandemi. Kita harus melakukan adjustment di mana-mana, tapi harus tetap bisa memiliki kredibilitas yang tinggi,” tegasnya.

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani secara daring usai membuka acara Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2021, Selasa (14/9).

Dalam acara tersebut, juga dilakukan peluncuran buku berjudul ‘Mengawal Akuntabilitas: Penanganan Pandemi COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional tahun 2020’. Buku tersebut, menurut Ganjar, penting dibaca oleh ASN dan juga kepala daerah.

Baca juga :   Sembilan Warga Jawa Tengah Terkonfirmasi Covid-19 varian Omicron

“Saya kira penting untuk para ASN pengelola keuangan dan membaca semuanya, termasuk kepala daerah. Bagaimana mengelola keuangan di tengah pandemi ini agar tetap bisa transparan, akuntabel, yang kelak kemudian hari tidak menjadi persoalan,” tandasnya.

Sebagai informasi, selain Pemprov Jateng yang meraih penghargaan sepuluh kali berturut-turut, beberapa kabupaten/kota di Jawa Tengah juga mendapat penghargaan yang sama. Diantaranya, Pemkot Surakarta, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Jepara, dan Kabupaten Semarang. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *